PUASA DAN PANTANG Rabu Abu 1 Maret 2017

posted in: KATEKESE, KONTEN UPDATE | 0

 

Puasa & Pantang

Puasa dan Pantang pada saat Pra Paskah

Makna Theologis dan Biblis

PERTANYAAN

Apa makna biblis dan teologis dari puasa Pra Paskah bagi umat Katolik?

TRADISI ALKITAB

Merupakan tindakan perendahan diri di hadapan Allah

Imamat 16:29, “Kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa … “ (bdk. Yes 58:3)

Puasa dilakukan orang pada waktu bertobat (bdk. 1 Sam 7:6; Yun 3:5 dll.)

Puasa dilakukan pada waktu memohon sesuatu (bdk. Yes. 58:3; Dan 10:3)

Atau pada waktu mengawali suatu misi (Hak 20:26; Kis 14:23)

Tetapi kadang-kadang puasa hanyalah ungkapan rasa sedih karena kematian seseorang (bdk. 1 Sam 31:13, 2 Sam 12:16.21-23).

 

TEOLOGI HIDUP ROHANI

Dalam teologi hidup rohani, puasa mempunyai nilai latihan mati raga, yakni latihan menguasai hawa nafsu yang tak teratur

NAFSU

Apakah kita berdosa bila mempunyai nafsu yang kuat?

Memiliki nafsu yang kuat tidaklah berdosa.

Nafsu bisa sangat berharga.

Ia dirancang untuk mengarahkan dan menggerakkan perbuatan-perbuatan yang baik.

Namun nafsu yang tidak teratur dapat berakibat jahat.

KEBAJIKAN

Nafsu yang diarahkan untuk kebaikan akan menjadi kebajikan atau keutamaan. Ia menjadi kekuatan pendorong bagi perjuangan kasih dan keadilan.

“Kebajikan adalah tindakan yang dilakukan orang dengan nafsu; kejahatan adalah tindakan yang tidak dapat dihentikan orang karena nafsu”

St. Agustinus (354 – 430)

 

PUASA YANG BAIK

Bagaimana cara berpuasa yang baik?

PUASA YANG BAIK

Puasa yang baik adalah puasa yang merupakan ungkapan dari rasa tobat yang sejati

DERMA, DOA, BACA ALKITAB

Puasa yang baik perlu disertai perbuatan lain, seperti memberi derma, banyak berdoa, membaca Alkitab, dsb. Sehingga perbuatan yang satu menunjang yang lain.

PUASA 40 HARI

Mengapa kita tidak berpuasa selama 40 hari seperti jaman Yesus?

Puasa yang wajib hanya 2 hari saja, yaitu Rabu Abu dan Jumat Agung (Hukum Gereja, Kanon 1251)

Puasa Katolik ini sangat ringan, Karena itu sangat dianjurkan menambah sendiri-sendiri hari puasa kita atau memperkeras peraturan puasa kita.

Berpuasa selama 40 hari (artinya setiap hari) bukanlah suatu kebiasaan pada jaman Yesus.

Yesus memang berpuasa 40 hari 40 malam namun itu tidak dilakukan sembarang orang.

PUASA

“makan kenyang sekali sehari”

Yang dimaksud dengan “makan kenyang sekali sehari” ialah makan dengan porsi normal cuma sekali dalam sehari.

Misalnya siang hari saja.

Sedangkan pada waktu makan pagi dan malam porsi makan dikurangi sehingga kita merasa lapar.

Minum tidak begitu masuk dalam perhitungan puasa.

KAPAN DAN SIAPA

Masa puasa berlangsung mulai dari Rabu Abu sampai dengan Sabtu Suci, yang berlangsung selama 40 hari (karena hari-hari minggu tidak dihitung).

Sesuai dengan hukum Gereja (Kanon 1252), para uskup se-Jawa menetapkan: yang wajib berpuasa adalah semua orang Katolik dewasa yang berusia 18 tahun sampai awal usia 60 tahun. Tentu saja yang ada di luar batas tersebut boleh berpuasa juga.

Sedangkan hari pantang adalah semua hari Jumat selama masa puasa.

Cara terbaik untuk menghayati puasa dan pantang adalah dengan menghayatinya sebagai salah satu tobat.

Jadi banyak sekali ungkapan tobat lain yang harus diperhatikan dengan puasa dan pantang, seperti misal membangun niat-niat baik, memberi amal sedekah, dll.

 

SELAMAT PANTANG DAN PUASA

RABU ABU 1 MARET 2017

PAROKI RATU ROSARI MALANG

 

Bagikan :
Follow admin:

KOMSOS PRR

Latest posts from