PROFIL ROMO REKAN

Putra sulung dari 6 bersaudara ini, merasa terpanggil untuk menjadi imam karena terinspirasi oleh alm. Pater De Boer, SVD. seorang figure imam yang begitu tekun melayani umat dengan kunjungan, sapaan serta cara penggembalaan umat yang begitu humanis. Teladan dari alm. P. De Boer itulah yang diterapkan oleh Romo Lukas dalam tugas pelayanannya, antara lain kunjungan-kunjungan dan juga menyempatkan diri menyapa umat di depan pintu gereja pada saat sebelum misa maupun setelah misa selasai.

Sosok Romo berkacamata ini cukup jenaka dan cepat akrab dengan siapapun. Di sela sela waktu luangnya, beliau gemar sekali berkeliling turun kelingkungan lingkungan atau kerumah rumah umat untuk melakukan kunjungan, tidak jarang beliau berkunjung tanpa pemberi-tahuan terlebih dahulu sehingga memberikan surprise bagi umat yang ia kunjungi demikian juga pada saat ada kegiatan doa di lingkungan beliau tiba tiba muncul entah dari mana beliau mendapat informasi kalau ada kegiatan ditempat yang dikunjunginya, sehingga umat merasa surprise dan senang.

Romo yang akrab dipanggil romo Lukas ini memiliki hobi bermain music dan melakukan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor besar lengkap dengan jaket kulit serta sepatu bootnya sehingga diberi julukan oleh umat “Romo yang berjiwa muda”, julukan tersebut sangat cocok karena beliau juga sangat perduli pada orang-orang muda sehingga diberi kepercayaan oleh romo kepala untuk menjadi romo moderator bagi Pembinaan Gereja Muda di Paroki Ratu Rosari. Saking pedulinya dengan Gereja Muda, beliau selalu berusaha menyempatkan diri untuk hadir dalam setiap kegiatan OMK yang diselenggarakan bahkan dengan senang hati mau ikut bergabung dalam kegiatan OMK di wilayah meski dilaksanakan di luar kota.

Peristiwa yang berkesan bagi romo selama menjalani panggilannya adalah ketika beliau masih dalam pendidikan di seminari tinggi. Beliau bertutur bahwa kala itu nyaris dikeluarkan dari seminari karena sering usil kepada teman-temannya dan suka bergurau, ujar Romo Lukas sambil tertawa.. Dan justru dari teman-temannya itulah Romo Lukas mendapat dukungan serta peneguhan sehingga beliau dapat memperbaiki diri dan masih bisa melanjutkan pendidikannya, dari peristiwa tersebut semakin memacu dirinya untuk lebih fokus dan bersemangat untuk menggapai panggilannya sebagai imam.

Tugas Pastoral & Tugas Pelayanan :

Bagikan :