Kehidupan Kekal

posted in: KONTEN UPDATE | 0

Pembaca yang terkasih dengan membaca Kitab Yehezkiel 37:12-14 kita dapat memahami akhir dari pengalaman batin Nabi Yehezkiel (lihat pula ayat 1-8) dibawa Roh Tuhan ke sebuah lembah yang dipenuhi tulang-tulang kering. Yehezkiel pun melakukan perintah itu. Tulang-tulang itu melambangkan hidup umat yang mengering binasa. Tetapi kini Tuhan sendiri mendatangi dan memberi mereka RohNya sehingga mereka hidup kembali dan tinggal di negeri mereka. Dalam pengalaman batin sang nabi, jelas Tuhan sendirilah yang kini mendatangi umat yang binasa, mengering, menjadi tulang-tulang yang terserak-serak. RohNya memberi mereka urat, daging, kulit, dan nafas hidup. Ini penglihatan batin sang nabi yang mengajak orang mengerti betapa Yang Mahakuasa senantiasa memberi nafas kehidupan kepada umatNya. Namun ada satu hal yang amat penting. Ini semua dinubuatkan atas perintahNya sendiri dan baru sungguh terjadi bila diterima dengan tulus, yaitu dengan iman.

Bagikan :

YESUS CAHAYA DUNIA

posted in: KONTEN UPDATE | 0

Air dan cahaya, merupakan 2 unsur yang sangat penting dalam kehidupan kita manusia. Tanpa air orang tak bertahan dalam hidupnya, tanpa melihat orang merasa tidak nyaman dan merasa terasing. Dalam masa prapaskah ini, liturgi mengajak kita untuk datang kepada sumber air yang akan memberikan kepada kita kehidupan yang tanpa pernah haus lagi, kita diajak datang kepada terang yang tiada lain Yesus sendiri terang itu. Dan puncak perayaan Paskah kita akan menyanyikan dan menyambut Yesus sebagai cahaya dan terang dunia. Masa masa Prapaskah yang kita isi dengan pantang dan puasa, menerima sakramen-sakramen, membaca firman dan menerima sakramen tobat serta amal kasih merupakan jalan menuju pertobatan supaya kita dapat melihat dan mengalami Yesus yang kita imani sebagai sumber air hidup dan cahaya kehidupan kita.

Bagikan :

KETAATAN IMAN

posted in: KONTEN UPDATE | 0

Pembaca yang terkasih, pada Minggu Prapaska kedua ini kita masih diajak merenungkan tema “iman”. Melalui kita Kejadian 12:1-4a, kita dapat belajar dari ketaatan iman Bapa Abraham yang berani mengandalkan seluruh arah hidupnya pada janji Tuhan.

Bagikan :
1 2 3 4